Senin, 12 September 2011

SEMANTIK

PERTEMUAN IV
 SEMANTIK 

4. 1 Jenis Makna
1) Makna Leksikal
Makna kata berdasarkan kamus atau leksikon (Makna kata  berdefinisi)
Contoh :
-Toko
-Obat
-Mandi
-Makan


2) Makna Gramatikal
Makna kata yang terjadi karena
a.       Pengimbuhan
Contoh :

Bersentuhan = saling bersentuhan
·         Berenam = sekumpulan enam orang
·         Berduka = dama keadaan duka
·         Berjalan = melakukan kegiatan / aktivitas jalan
·         Berpelukan = saling berpelukan
b.      Pengulangan
Contoh :
-          Anaknya betengkar dan tembak menembak
-          Rida dengan kakaknya mukul memukul
-          Fina caci mencaci dengan musuhnya
c.       Ditempatkan dalam frase,klausa
Contoh :
-          Ayah datang dari Bandung
-          Ani pergi ke Sekolah
-          Ibu datang dari Pasar
-          Mereka datang dari sumatera
-          Dia kabur ke Nias
d.      Intonasi
Contoh :
-  Ayah membaca
- Ayah menulis ?
-Ayah menulis !
3) Makna Denotasi adalah makna apa adanya,satu alternative atau makna sebenarnya.
Contoh :
-syarif sedang belajar
-Ina sedang membaca buku
-Dia menangis
-ayah menyiram bunga
-Ibu memasak


4)  Makna Konotasi adalah makna kiasan,ungkapan,idiomatic,sampingan banyak alternative,atau tidak sebenarnya.
Contoh :
-          Rini menjadi kambing hitam antara meraka berdua
-          Gadis itu menjadi kembang desa.
-          Anak itu selalu berpangku tangan
        -Joni adalah sampah masyarakat di kampungnya.
         -Andi menjadi kambing hitam dalam masalah tersebut


4.2 Perubahan Makna
1) Amelioratif adalah makna kata sekarang dirasakan lebih baik atau  tinggi daripada sebelumnya atau semula.
Contoh :
- Wanita lebih tinggi daripada perempuan
- Istri/nyonya lebih tinggi daripada bini
-Tuna wisma lebih tinggi daripada tidak mempunyai rumah
-Tuna karya lebuh tinggi daripada pengangguran


2) Peyoratif adalah makna kata sekarang dirasakan kurang baik daripada sebelumnya atau semula.
Contoh :


3) Meluas adalah cakupan makna sekarang lebih luas daripada makna lama
Contoh : Berlayar, dulu digunakan dengan pengertian bergerak di laut dengan memakai layar, tetapi sekarang semua tindakan mengarungi lautan atau perairan dengan alat apa saja disebut berlayar . Dahulu katabapak dan hanya dipakai dalam hubungan biologis, sekarang semua orang yang lebih tua atau lebih tinggi kedudukannya disebut bapak sedangkan segala orang yang dianggap sama derajatnya disebut saudara.

4)  Menyempit adalah cakupan makna sekarang lebih sempit daripada makna lama.
Contoh : Kata sarjana dulu digunakan untuk menyebut semua orang cendekiawan, sekarang dipakai untuk gelar universiter . Pendeta dulu berarti orang yang berilmu, sekarang dipakai untuk menyebut guru agama Kri sten.

5) Asosiasi adalah makna yang muncul Karena persamaan sifat.
Contoh :
- koruptor itu memberikan amplop=sogokan kepada karyawannya.  -
  kalimat tukang catut “hati-hati dengan tukang catut itu.”
-     Mengocok
-    Menumbangkan-
pelicin

6)Sinestesia adalah makna yang muncul karena pertukaran tanggapan dua indra.
Contoh :
-kata-katanya pedas
-pidatonya hambar
- suaranya sedap di dengar
- Sikapnya sangat dingin
- kata-katanya menusuk hati

4.3 Hubungan makna dengan bentuk.
1) Sinonim adalah kata-kata yang memiliki makna sama
a. Sinonim persis atau lengkap
contoh :
b. Sinonim mirip
Contoh :
2) Antonim adalah kata-kata yang memiliki makna berlawanan
Contoh : laki-laki >< perempuan
kaya >< miskin
ayah >< ibu
                    gemuk><kurus
                    pintar><bodoh

3) Homonim adalah kata yang sama (lafal dan bentuk tapi maknanya berbeda)
Contoh : bisa ® racun ular
    jagal ® pedagang kecil
    jagal ® orang yang bertugas menyembelih binatang
    padan ® banding
    padan ® batas

4) Homograf adalah dua kata yang sama bentuk atau tulisan tetapi lafal dan makna berbeda.
Contoh : bank ® lembaga yang mengurus uang
    sangsi ® ragu
    sanksi ® akibat
    syarat ® janji
    sarat ® penuh dan berat

5) Homofon adalah dua kata yang sama bunyi atau lafal tetapi tulisan dan makna berbeda.
Contoh:  teras ® hati kayu atau bagian dalam kayu
    teras ® pegawai utama
    teras ® bidang tanah datar yang miring atau lebih tinggi dari yang lain

6) Hiponim adalah kata yang maknanya terangkum dalam makna yang lebih luas.
Bagian hiponim adalah
a.       Superodinat adalah makna atas atau luas
Contoh :binatang,mata kuliah,Sayuran,Buah-buahan,
b.      Kohiponimi adalah makna bawah  atau sempit.
Contoh :Kucing,anatomi,Salad,Jeruk


7) Polisemi adalah kata yang memiliki banyak makna,tetapi termasuk satu alur pusat.
Contoh :
-Guru yang dulunya pernah menderita cacat mental itu sekarang menjadi kepala sekolah smp kroto emas. (kepala bermakna pemimpin).
 - Kepala anak kecil itu besar sekali karena terkena penyakit hidrosepalus. (kepala berarti bagian tubuh manusia yang ada di atas).
 - Tiap kepala harus membayar upeti sekodi tiwul kepada ki joko cempreng. (kepala berarti individu).
 - Pak Sukatro membuat kepala surat untuk pengumuman di laptop  pc yang baru dibelinya di mangga satu. (kepala berarti bagian dari surat).
-Bunga melati yang tumbuh di perkarangan rumahku sangat harum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar